Assalamu'alaikum pembaca setiaku :D
Duh, nggak kerasa 2015 uda lewat ya. Waktu di jaman sekarang emang cepet banget jalannya, so kita harus bener-bener pinter mengaturnya. Jangan sampai berlalu sia-sia biar nggak nyesel nantinya...
Anyway, gimana resolusi kalian di tahun 2015, uda terlaksana semua belum? apa aja yang uda kalian dapet di sepanjang tahun 2015? Nah, kali ini, aku mau berbagi cerita tentang resolusiku yang uda terlaksana dan
beberapa peristiwa yang nggak terduga sebelumnya. Sebelumnya aku mau review 5 resolusiku di tahun 2015 yang dulu pernah aku post juga, ini link nya: Resolusi 2015.
Pertama, wisuda. Alhamdulillaaah setelah empat tahun kuliah, akhirnya aku di wisuda dan dapet gelar S.HI, tepatnya tanggal 8 Agustus 2015. Bersyukur juga bisa dapet hasil yang memuaskan dan dinobatkan jadi Wisudawan Terbaik Jurusan Hukum Bisnis Syariah. Jujur aja, aku masih ngerasa belum pantes sama sekali, padahal hasil teman-teman juga nggak jauh beda dari yang aku dapet. Mungkin keberuntungan sedang berpihak padaku. Dan yang pasti do'a kedua orang tuaku yang menjadi penyebab ini semua, terimakasih ibuk, terimakasih bapak :')
Jadi yang terbaik itu nggak ada gunanya kalo nggak bisa memanfaatkan ilmu dengan baik dan mengajarkannya ke orang lain. Sebagai sarjana, sebenernya kita punya amanah yang berat. Bagaimana menjadikan ilmu yang uda didapat jadi berguna bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan bahkan negara kita. Beberapa hari setelah lulus, aku ditawari ngajar di salah satu sekolah paket C di Malang. Sekolahnya unik, muridnya cewek semua, pagi diisi diniyah dan siangnya pelajaran umum. Aku diamanahi ngajar PKN dan Geografi. Uda satu semester berjalan, dan aku ngerasa nyaman banget sama mereka. Aku pun belajar ke mereka dan kita saling tukar ilmu satu sama lain, apalagi umurku dengan murid-muridku nggak jauh beda. Semoga ilmu kita bermanfaat ya, adek-adek :)
Kedua, masak. Cewek emang nggak harus bisa masak sih, tapi... itu uda jadi hal umum yang harus bisa dilakuin seorang cewek. Tiap tahun resolusi yang ini aku ulang terus, soalnya masih nggak bisa-bisa :( Uda bikin planning tiap minggu bakal masak. Tapi ya gitu bisanya cuma bantuin doang dan kadang pernah sesekali nyoba masak sendiri yang hasilnya lebih sering gagalnya daripada suksesnya, hahaha. Tapi aku nggak boleh nyerah. Semoga dengan usahaku selama ini kelak bisa masak minimal buat keluarga kecilku :D
Ketiga, menjahit. Alhamdulillah, aku punya mesin jahit sendiri sekaraang dan lagi proses les jahit juga. Uda jalan tiga bulan an. Dari turunan keluargaku emang nggak ada yang punya skill menjahit sih, tapi apa salahnya belajar, ya nggak? Soalnya aku sangat suka dunia fashion dan punya cita-cita bikin butik sendiri, semoga bisa tercapai ya :)
Keempat, nyetir mobil. Sayang banget resolusiku yang ini belum bisa terlaksana. Mungkin perlu punya mobil dulu ya baru setelah itu belajar, hehe. Tapi ini nggak begitu urgent banget sih. Masih bisa diusahakan kelak kalo emang bener-bener butuh.
Kelima, punya bisnis. Dulu pas awal masuk kuliah aku pernah jualan produk crafting dari flanel dengan nama brand: QIAN. Nah, di tahun 2015 aku up lagi dengan menjual produk yang sama, ada celengan, tempat tissue, bros, dsb dengan bahan kain flanel. Oya, ada produk baru namanya boneka pompom. Ide ini muncul dari salah satu temennya temenku yang uda sukses jualan boneka berbahan dasar benang siet ini. Kemarin produk QIAN masih aku pasarkan di sekolahnya murid lesku. Semoga ke depannya bisa lebih berkembang ya :)
Dari lima resolusi diatas, empat resolusi uda aku lalui dan lagi proses sampai saat ini. Untuk resolusi tahun 2016 tentunya masih melanjutkan resolusi 2015 yang belum terlaksana maksimal dan ada tambahan resolusi lain, yaitu daftar S2 di salah satu kampus di Malang dengan beasiswa penuh. Pengen juga sih nyoba ke luar negeri, tapi ternyata nilai TOEFL ku belum nyampe angka 550. Semoga yang terbaik aja deh, yang penting sekarang usaha dulu semaksimal mungkin, hasil akhir serahkan pada Allah SWT...
Moment paling berkesan di tahun 2015 adalah telah terlaksananya resolusiku yang pertama, yakni lulus dan bisa buat bangga kedua orang tuaku :) Di tahun ini juga, akhirnya aku bisa pindah ke rumah baru dengan suasana yang lebih nyaman, meski agak jauh dari tengah kota. Tapi ke depannya kemungkinan bakalan rame soalnya rumahku deket dengan rencana pembangunan tol Pandaan-Malang :D
Sebenernya masih banyak kenangan terbaik yang telah aku lalui, tapi cukup dengan beberapa yang aku tuliskan ini bisa mewakili. Semoga tahun 2016 jadi lebih baik ya ! See you again, readers!
Tulisan ini diikutsertakan dalam IHB Blog Post Challenge
03/01/2016
27/11/2015
Kelas Inspirasi Malang 3 #Rombel51
SD Islam Ma’arif, Klojen, Malang
21 November 2015
Pukul 05.30 WIB aku sudah bersiap-siap menuju ke SD, seperti dua tahun yang lalu, di bulan yang sama tapi tanggal dan kelompok yang berbeda. Aku sangat bersemangat karena hari itu adalah hari yang ditunggu-tunggu, dengan persiapan dua bulan lamanya. Mereka menyebutnya dengan "Hari Inspirasi". Hari di mana para profesional diberikan kesempatan satu hari untuk mengajar di SD yang telah dipilih oleh tim Kelas Inspirasi (KI). Mereka menceritakan profesi dan memberikan motivasi kepada para siswa agar punya gambaran kelak akan menjadi apa. Karena kebanyakan cita-cita yang diketahui siswa hanya berkutat pada guru, dokter, polisi, TNI. Padahal masih ada segudang profesi yang berhak mereka ketahui dan tentunya juga dapat meraih kesuksesan pada masing-masing bidangnya.
Kali ini aku dapet sekolah yang spesial, soalnya dengan lokasi di tengah-tengah kota Malang, ternyata masih ada sekolah yang jumlah muridnya cuma 14 anak dengan jumlah guru 5 orang. Sekolah ini terletak di daerah Klojen, buat sampe kesana kita harus masuk gang dulu, tapi gangnya lumayan gede sih, satu mobil bisa masuk. Bangunan sekolahnya mungkin cuma seluas 15 m x 15 m dan masih dalam tahap renovasi, jadi banyak bahan material yang berserakan di sekitar sekolah. Meskipun kondisinya seperti ini, para relawan tidak patah semangat untuk memberikan yang terbaik bagi para siswa.
Sebelomnya aku mau ngenalin dulu nih, siapa aja anggota rombel 51. Awalnya ada 7 relawan pengajar, 3 relawan fotografer, dan 3 fasilitator. Tapi karena minimnya jumlah siswa, pas mendekati Briefing KI, anggota kita dipangkas jadi 2 relawan pengajar dan 2 relawan fotografer, jumlah fasilitator masih lengkap. Trus ketambahan satu videografer mendekati hari H, beruntung banget ya kitaa :D
Picture 01: Yes, we are the member of Rombel 51 ! :D
23/10/2015
Hukum yang Berlaku dalam Kontrak Bisnis Internasional
1. Pilihan hukum adalah suatu keadaan dimana para pihak yang terlibat dalam kontrak diberikan kebebasan untuk memilih sendiri hukum yang dipakai dalam kontrak mereka.
2. Ada 3 (tiga) batasan dalam pilihan hukum:
a. Pilihan hukum harus dilakukan kepada sistem hukum yang terkait dengan perjanjian peristiwa kasus para pihak HPI tersebuttersebut (dipakai oleh negara penganut civil law). Sedangkan dalam common law, pilihan hukumnya boleh dilakukan terhadap sistem hukum dari negara-negara yang tidak terkait dengan kasus yang dihadapi oleh para pihak asalkan pilihan hukum tersebut bermanfaat bagi perjanjian yang dibuat oleh para pihak.
b. Pilihan hukum tidak boleh mengandung unsur penyelundupan hukum.
c. Pilihan hukum tidak boleh melanggar ketertiban umum
2. Ada 3 (tiga) batasan dalam pilihan hukum:
a. Pilihan hukum harus dilakukan kepada sistem hukum yang terkait dengan perjanjian peristiwa kasus para pihak HPI tersebuttersebut (dipakai oleh negara penganut civil law). Sedangkan dalam common law, pilihan hukumnya boleh dilakukan terhadap sistem hukum dari negara-negara yang tidak terkait dengan kasus yang dihadapi oleh para pihak asalkan pilihan hukum tersebut bermanfaat bagi perjanjian yang dibuat oleh para pihak.
b. Pilihan hukum tidak boleh mengandung unsur penyelundupan hukum.
c. Pilihan hukum tidak boleh melanggar ketertiban umum
Para Pihak dalam Kontrak (Contract Drafting)
Pada dasarnya setiap orang dapat melakukan kontrak dengan siapa saja yang dikehendaki sepanjang orang tersebut tidak dilarang oleh undang-undang untuk melakukan kontrak. Pihak-pihak dalam kontrak ini dapat berupa orang perorangan atau badan usaha yang bukan badan hukum atau badan hukum.
Dalam melakukan kontrak, pihak-pihak yang terlibat dalam kontrak tersebut dapat bertindak untuk kepentingan dan atas namanya sendiri, namun dapat pula bertindak atas nama sendiri, namun untuk kepentingan orang lain bahkan dapat bertindak untuk kepentingan dan atas nama orang lain.
Untuk lebih memperjelas hal tersebut di atas, di bawah ini masing-masing diberikan contoh sebagai berikut:
a. Dalam hal seseorang melakukan kontrak dengan bertindak untuk dan atas namanya sendiri adalah jika orang itu berkepentingan sendiri dalam membuat kontrak dan ia sendiri cakap menurut hukum untuk melakukan kontrak tersebut.
b. Seseorang bertindak atas nama sendiri, namun untuk kepentingan orang lain jika ia merupakan seorang wali yang bertindak atau melakukan kontrak untuk kepentingan anak yang ada dibawah perwaliannya.
c. Seorang yang bertindak untuk dan atas nama orang lain kalau ia seorang pemegang kuasa dari orang lain untuk melakukan kontrak.
Dalam melakukan kontrak, pihak-pihak yang terlibat dalam kontrak tersebut dapat bertindak untuk kepentingan dan atas namanya sendiri, namun dapat pula bertindak atas nama sendiri, namun untuk kepentingan orang lain bahkan dapat bertindak untuk kepentingan dan atas nama orang lain.
Untuk lebih memperjelas hal tersebut di atas, di bawah ini masing-masing diberikan contoh sebagai berikut:
a. Dalam hal seseorang melakukan kontrak dengan bertindak untuk dan atas namanya sendiri adalah jika orang itu berkepentingan sendiri dalam membuat kontrak dan ia sendiri cakap menurut hukum untuk melakukan kontrak tersebut.
b. Seseorang bertindak atas nama sendiri, namun untuk kepentingan orang lain jika ia merupakan seorang wali yang bertindak atau melakukan kontrak untuk kepentingan anak yang ada dibawah perwaliannya.
c. Seorang yang bertindak untuk dan atas nama orang lain kalau ia seorang pemegang kuasa dari orang lain untuk melakukan kontrak.
25/09/2015
Love Therapy
Ahad, 6 September 2015
Berawal dari info di Whatsapp, aku jadi tau kalo ada seminar yang bertemakan cinta di sebuah masjid kawasan Soekarno-Hatta, penasaran banget, akhirnya aku daftar, mumpung gratis juga sih, hehe. Aku ngajak temenku juga, syukurlah dy mau ikutan, soalnya jarang banget ada yang mau kalo uda temanya tentang beginian :p
Seperti biasa, aku datang on time, jam 7 tepat uda ada di tempat, tapi tau sendiri lah ya, Indonesia ngaretnya luar biasa, acara baru dimulai jam 8 lebih -____- Tapi gapapa, demi nyari ilmu, apapun harus diperjuangin. Dan alhamdulillah pemateri yang didatengin keren-keren ! Aku nyoba nulis hasilnya di sini, itung-itung buat bagi-bagi ilmu ya. Lets see :)
Berawal dari info di Whatsapp, aku jadi tau kalo ada seminar yang bertemakan cinta di sebuah masjid kawasan Soekarno-Hatta, penasaran banget, akhirnya aku daftar, mumpung gratis juga sih, hehe. Aku ngajak temenku juga, syukurlah dy mau ikutan, soalnya jarang banget ada yang mau kalo uda temanya tentang beginian :p
Seperti biasa, aku datang on time, jam 7 tepat uda ada di tempat, tapi tau sendiri lah ya, Indonesia ngaretnya luar biasa, acara baru dimulai jam 8 lebih -____- Tapi gapapa, demi nyari ilmu, apapun harus diperjuangin. Dan alhamdulillah pemateri yang didatengin keren-keren ! Aku nyoba nulis hasilnya di sini, itung-itung buat bagi-bagi ilmu ya. Lets see :)
Picture 01: Dari kiri ke kanan, dr. Hilda, Ust. Yosi, dr. Hafid, dan Mas Bayu (MC)
Subscribe to:
Posts (Atom)


