12/03/2019

Merawat Jenazah


A.      Sunah yang dilakukan pada calon jenazah (waktu sakit)
  1. Memiringkan ke kanan searah kiblat atau tetap dalam kondisi terlentang dengan kaki selurus dengan kiblat
  2. Mentalqin calon jenazah dengan kalimat syahadat atau bacaan yang lebih pendek yaitu Allah. Talqin adalah mengajar dan mengingatkan kembali (menuntun dengan lisan). Ketika mentalqin tidak boleh memaksa maupun memberatkan calon jenazah. Saat naza’, calon jenazah melihat dua alam, didatangi 40 malaikat (10 di sebelah kanan, 10 di sebelah kiri, 10 di kaki dan 10 di atas kepala), dan melihat seluruh amalan yang dilakukan di dunia sejak baligh. Dianjurkan orang yang mentalqin bukan dari ahli waris karena ditakutkan orang tersebut termasuk orang yang cinta dunia. Pada saat naza’, setan sangat gencar menggoda calon jenazah, memfitnah dan bahkan menyerupai keluarga dari calon jenazah tersebut
  3. Membaca Surat Yasin dan Surat Ar-Ra’d
  4. Mengingatkan calon jenazah untuk selalu berprasangka baik terhadap Allah. Jangan sampai timbul rasa takut yang berlebihan sehingga membuat prasangka buruk terhadap Allah
B.  Sunah yang dilakukan kepada jenazah yang baru saja wafat
  1. Mata jenazah segera ditutup (mata mengikui ruh waktu diangkat ke atas) 
  2. Menutup mulut jenazah yang menganga dengan mengikat dagu sampai kepala. Hausnya naza’ melebihi apapun
  3. Talyin atau melembutkan sendi-sendi jenazah dengan minyak zaitun
  4.  Segera memberitahukan kabar kematian jenazah kepada saudara, anggota keluarga, maupun orang-orang di sekitar rumah
  5.  Melepas baju yang sebelumnya dipakai jenazah dan menggantinya
  6.  Meletakkannya di atas tempat tidur dan dihadapkan ke arah kiblat (kakinya selurus dengan kiblat)
  7.  Meletakkan sesuatu yang berat di perut jenazah seperti kitab
  8.  Segera menyelesaikan urusan/tanggungan/wasiat jenazah, seperti hutang
  9.  Segera menyiapkan segala sesuatu untuk merawat jenazah
C.  Memandikan jenazah
1.    Persiapan memandikan jenazah:
a.      Tusuk gigi 4 buah (ditumbuk agar tumpul)
b.      Kapas kecil 1,5 pak (tiap kapas dibuka dan ditaruh di talam)
c.     Kapur barus 3 bungkus kecil (dihancurkan lalu dimasukkan ke dalam timba yang berisi air yang tidak terlalu penuh, sebagai ganti air mawar)
d.      Sabun batang 1 buah (dirajang/diiris)
e.       Sampoo (untuk 3x keramas)
f.        Kaos tangan berbahan karet (hanya untuk tangan kiri)
g.      Handuk seukuran badan (bisa diganti dengan kain ihram)
h.      Air es
i.        Kresek besar warna hitam
j.        Siwak
k.      Kain jarik 2 lembar
l.        Selang untuk mengalirkan air
m.    Ranjang/dipan yang tinggi dan renggang-renggang, ditempatkan di dekat saluran air
2.    Sebelum memandikan jenazah harus mengukur kain kafan terlebih dahulu
Wanita (5 lapis kain kafan)
Ada dua jenis ukuran kain kafan yaitu:
1) lebar 1,5 meter dibutuhkan 13 meter lalu dipotong menjadi 2 bagian.
2) lebar 1,15 meter dibutuhkan 15 meter lalu dipotong menjadi 3 bagian
a.       2 lapisan luar paling besar
b.      1 baju gamis
c.       1 sarung
d.      1 kerudung
e.       Tambahan: kapas untuk cawat, diberi kapur barus dan bubuk cendana
Pria (3 lapis kain kafan berukuran besar saja)
Cara mengukur kain kafan (untuk wanita):
a.       Luar (2 lapis): seukuran tinggi badan ditambah 1 dziro’/1 siku di atas kepala dan dibawah kaki
b.      Baju: diukur dari pundak sampai kaki ditambah 1 dziro’, ditekuk jadi 2 lalu dilubangi tengahnya untuk leher dengan panjang sisinya 3 jari
c.       Sarung: diukur dari 3 kalinya perut, panjangnya pakai lebar kain
d.      Tali: lebarnya 3 jari
e.       Kerudung: 2 x 1,5 m/2 x 1 m, ditekuk jadi 2, trus dijahit
f.        Sisa kain: diambil sepanjang 2 jengkal untuk lengan trus dijahit
Tambahan: jika jenazah mengeluarkan cairan terus-menerus dari qubul/dubur maka tidak boleh menggunakan pempers berbahan plastik. Pakailah kapas berukuran besar + handuk tipis yang bentuknya seperti pembalut.
3.    Syarat bagi yang memandikan jenazah:
a.       Amanah
b.      Memahami ilmunya
c.      Menjaga rahasia jenazah dengan tidak menyebarkan aib atau segala kondisi jenazah ketika dimandikan
d.      Tidak suudzon terhadap jenazah
e.       Tidak boleh tergesa-gesa
f.        Menghindari perselisihan dan tidak berbicara ketika memandikan, hanya boleh dzikir
g.      Biasanya berjumlah 3 orang, kalo jenazah berbadan besar yang memandikan menjadi 4 orang
Keluarga boleh ikut memandikan dengan memenuhi syarat-syarat di atas, jika sudah selesai dimandikan lebih baik membaca tahlil.
4.    Tata cara memandikan jenazah
Sebelum dimandikan, jenazah dipindahkan dari tempat asal ke tempat pemandian dengan diangkat oleh mahramnya, jangan sampai terbuka auratnya, menyalakan buhur di bawah dipan, dan memeriksa tubuh jenazah apakah ada perban/hansaplast.
a.    Meratakan air sambil digosok-gosok dengan halus
-     Jenazah harus tetap dalam keadaan tertutup dengan kain jarik dan dihadapkan ke arah kiblat/sebelah kanan.
-       Yang memandikan awalnya memakai sarung tangan
-      Mengalirkan air dari kepala, wajah, badan bagian kanan, tangan bagian kanan dengan jari-jarinya disela-selai dengan air, kaki bagian kanan dan jari-jarinya disela-selai juga dengan air, jika ada daki digosok pelan-pelan
-        Lalu dilanjutkan badan bagian kiri, sama seperti diatas
-        Haram lihat aurat jenazah
-   Jika ada bagian tubuh yang kaku, jenazahnya diajak bicara pelan-pelan untuk melemaskannya, insya Allah akan menjadi lemas
-        Memiringkan jenazah ke kiri untuk mengalirkan air pada bagian tubuh belakang bagian kanan dengan cara menumpuk kaki jenazah, begitu  juga sebaliknya
b.    Istinja’ 
  •      Kaki jenazah agak dibuka lalu kepalanya diangkat dan perutnya diusap ke bawah. Orang yang membersihkan kemaluan jenazah (tanpa dilihat) dengan memakai kapas lalu langsung dibuang ke kresek yang sudah digantungkan di dekat keranda
  •       Orang yang membersihkan tersebut disunahkan berdehem 3x. jangan lupa bughur tetap dinyalakan
c.    Perawatan
  • 1 orang merawat bagian kepala jenazah: mencuci rambutnya dengan shampoo lalu membersihkan muka dan telinga dengan kapas. Jika ada rambut yang jatuh kembalikan ke kepalanya
  • 2 orang lainnya merawat tangan dan kaki. Kukunya dibersihkan dengan memnggunakan kapas dan tusuk gigi, tanpa dipotong kukunya. Bagian kanan didahulukan baru yang kiri.
d.    Wudhu
-          Bersiwak dahulu seperti biasa (kanan atas bawah, kiri atas bawah membentuk angka 8)
-          Menyela-nyelai jari tangan pake air
-          Dimiringkan ke kanan untuk kumur dan memasukkan air ke hidung
-          Membasuh muka diratakan sampai ke rambut 3x + sunah baca doa
-          Membasuh tangan sampai siku 3x + sunah baca doa
-          Mengusap sebagian kepala 3x + sunah baca doa
-          Mengusap telinga 3x + sunah baca doa
-          Menyela-nyelai jari kaki terlebih dahulu baru dibasuh air 3x + sunah baca doa
-          Baca doa setelah wudhu menghadap kiblat
-          Yang sholat baca al-Qadr 3x
e.    Mandi utama
-      Siapkan campuran air + sabun lalu kapas yang dimasukkan ke air sabun tersebut dan campuran air + kapur barus
-       Mulai dari muka (tidak pakai air sabun) lalu menyiram dengan air sabun badan depan kanan lalu kiri kemudian badan belakang kanan lalu kiri
-        Menyiramkan air disertai dengan niat mandi
-        Urutan afdholnya: sabun – air – sabun – air – sabun – air – air kapur barus
-       Cara ganti jarik yang basah ke handuk: 1 orang manarik jarik, 2 orang lainnya megang bagian atas dan bawah
-        Dua orang mengeringkan dengan handuk, diusap ke seluruh tubuh lalu diganti jariknya. 1 orang menyiapkan kain kafan

      D. Tata cara mengkafani jenazah
  • Siapkan tali ditaruh di bagian atas kepala, leher, pinggang, lutut, dan bawah kaki 
  • Kain lapisan 1 ditaburi kapur barus dan cendana lalu ditumpuk dengan kain lapisan 2 ditaburi kapur barus dan cendana sampai leher lalu ditumpuk dengan baju dan sarung.
  • Siapkan kapas kecil untuk menutupi lubang: 2 hidung, 2 telinga, 1 mulut 
  • Kapas besar untuk anggota sujud: 2 telapak tangan, 2 lutut, 2 kaki, 1 wajah 
  • Kapas paling besar untuk popok dengan ukuran 3 jengkal x 3 jengkal
  • Masing-masing kapas diberi kapur barus dan cendana 
  • Pasang kapas paling besar dengan kaki agak dibuka lalu kapas besar untuk lutut dan ditali seperlunya, lalu pakaikan sarungnya. Pasang kapas besar untuk tangan  dan ditali seperlunya lalu kapas untuk kaki
  • Pakaikan gamisnya dan dirapikan
  • Tulis ayat kursi di dada atas kena kulit dengan minyak wangi roll yang non alcohol
  • Tulis kalimat tahlil di dahi dengan minyak wangi
  • Sebelum dikasih kapas dikasi minyak wangi dulu seluruh tubuh
  • Pakaikan kerudungnya dan ujungnya ditali
  • Kain lapisan 2 dilipat di kiri dulu baru yang kanan kemudian kain lapisan 1
  • Tali lebih panjang yang kanan soalnya diikat ke kiri
  • Urutan mengikat tali dari kaki ke atas

21/01/2019

7 Kuliner Malam Nikmat di Kota Malang

Saatnya bahas kuliner malam di Malaaang. Berikut ini pilihan kuliner yang bisa dicoba yaa, semuanya pernah aku coba dan dijamin enaak semua:

1. Sate dan Gule Kambing Bang Elyas

(malang.merdeka.com)

Makan malem paling enak nyate dong yaa, sekali-sekali boleh lah pas awal bulan mumpung kantong masih tebal. Ada banyak sate dan gule terkenal di Malang, tapi yang aku suka selain sate di RM Cairo/Bang Saleh, itu ada di daerah kasin, deket pertigaan Seminari Al-Kitab, tepatnya di Jl. Arif Margono No. 28, Klojen, Malang. Depot Sate dan Gule Kambing Bang Elyas namanya, buka dari jam 5 sore sampe jam 9 malem. Dagingnya empuk, bisa milih yang berlemak atau tanpa lemak. Gule kambingnya juga enak banget. Harganya sesuai dan standar menurutku, sekitar Rp 35.000 per 10 tusuk. Bumbu kacangnya enak, nggak terlalu banyak kacang. Porsinya pas banget deh. Apalagi ditambah irisan bawang merah dan jeruk nipis, hmm.. Legitnyaa. 

2. Nasi Mawut Pak Iwan

(malang.merdeka.com)

Salah satu kuliner malang yang wajib dicoba nih, namanya nasi mawut pak iwan. Nasi mawut ini nasi goreng yang dicampur sama mie kering, jadi pas dimakan ada sensasi kriuk-kriuk nya gitu. Rasanya enaak nggak sekedar asin, terus nggak berminyak juga, pas banget pokoknyaa nggak bosenin. Porsinya banyak, bisa buat makan 2-3 orang. Selain nasi mawut, di sini juga ada banyak macem menu chinese food lain, ada nasgor sp (nasgor merah toping telor orak arik), capjay, tami capjay, koo lo ke, boo ja ke, bakmie, ayam saus mentega, dll. Harganya memang agak mahal sih, tapi sesuai banget sama rasa yang disajikan. Nasi mawut dan nasgornya sekitar 28 ribuan, untuk yang lain 35 ribuan kalau nggak salah. Oya, lokasinya ada di Jl. Aris Munandar No. 44, buka dari jam 5 sore sampe malem, liburnya hari senin.

3. Ikan Segar Galunggung

(dolandolen.com)

Pengen seafood yang bisa pilih sendiri ikannya sebelum dimasak? Yaa di sini tempatnya. Berlokasi di Jl. Galunggung No. 43, Gading Kasri, Klojen, Malang. Buka dari jam 5 sore. Tempat ini sering banget dikunjungi artis-artis lhoo. Tempatnya nyaman banget, udah gitu sambel + lalapannya gratis ambil sepuasnya. Ada banyak ikan yang bisa dipilih, diantaranya ikan bandeng, patin, gurame, kerapu, bawal, dll. Ada juga seafood lain seperti udang, cumi-cumi, kerang. Semuanya bisa dimasak sesuai yang kita inginkan, khusus ikan bisa dibakar, yang lainnya bisa dimasak asam manis, saos padang, goreng mentega, rica-rica, dll. Pilihan minumannya juga banyak. Disediakan krupuk juga. Harganya nggak begitu mahal kok, sesuai dengan rasa yang ditawarkan dan penyajiannya tentu fresh banget.

4. Nasi Jagung Bu Tatik


Biasanya nasi jagung dijual pagi hari, tapi yang ini beda, baru buka sore sekitar jam setengah 5. Lokasinya ada di Kedung Kandang, tepatnya di Jl. Raya Ki Ageng Gribig No. 21, sebrangnya indomaret, deretan kios-kios pinggir jalan. Nasi jagung ini disajikan dengan sayur lodeh, urap-urap, ikan asin, mendol, rempeyek. Bisa ditambah lauk lain, ada bakwan, telur dadar, lele, ayam, sate usus/jeroan, ikan tongkol, dll. Di sini juga disediakan nasi putih buat yang nggak suka nasi jagung. Ada lauk mateng, botok (pepes), sinom, lemet, dll. Harganya cuma 9 ribuan, murah banget kan?

5. Jagung Bakar Pulosari


(wisatakuliner.com)

Malem-malem paling enak jajan yang anget-anget ya gaes. Jagung bakar bisa jadi salah satu pilihan favoritnya. Jajanan simple dan pastinya ngenyangin ini biasanya disajikan pas malam tahun baru. Tapi kita bisa nemuin ini di deretan jl. Pulosari, Blimbing, di sana banyak cafe dan warung yang menjual jagung bakar dan aneka jajanan lainnya seperti pisang bakar dan roti bakar yang disajikan dengan berbagi toping. Cafe jagung yang paling terkenal namanya Jaya Abadi. Buka dari jam 5 sampai malam. Harga menunya mulai dari 
3.500 an. Ada STMJ nya juga di sini. Yuk, cobain. 

6. Belut Goreng Plaosan


Nama warungnya Lesehan Belut "Alami". Lokasinya di Jl. Teluk Grajagan, Pandanwangi. Buka nya mulai sore jam 5 an. Di sini spesialis belut goreng renyah. Rasanya gurih, kriuk banget, cocok disantap dengan sambal tomat nya. Harga per porsi nasi belut Rp 12.000 kalau tanpa nasi Rp 15.000 karena dapet lebih banyak belutnya. Rasa belutnya nggak amis, cocok banget dibalut sama tepung crispy. 

7. Ronde Titoni 
(tripadvisor.com)

Tiap wisatawan yang datang ke Malang wajib banget nyobain kuliner ini karena ini legend banget gaes. Di sini jual ronde basah, ronde kering, angsle, dan kacang kuah, biasanya ada cakue dan roti goreng juga sebagai makanan pendampingnya  Harganya rata-rata 8 ribuan. Lokasinya ada di Jl. Zainul Arifin No. 17, Sukoharjo, Klojen, Malang.

Oiya, sebenernya ada lagi rekomendasi makan malam yang dulu aku sering beli waktu masih jaman SD, namanya Bebek Madura Guteh, bebek goreng yang dimasak dengan resep khas Madura. Warung ini buka di pinggir jalan di Pasar Kebalen, dekat rel kereta api. Bukanya malem ya, bentuk warungnya tenda buka tutup dan ini sudah lama banget jualannya. Rasanya khas banget, ada sambel, kecap, sama sisa minyak yang buat goreng (ini yang bikin beda dari yang lain). Harga per porsinya sekarang nggak tahu berapa (makanya nggak aku masukin list di atas, hehe, udah lama nggak beli soalnya). Di sini juga ada usu dan jeroan bebek yang pastinya nggak kalah nikmat juga. 

15/01/2019

5 Restoran Keluarga di Malang dan Batu

Sebagai kota pariwisata, Malang sangat identik dengan kulinernya yang selalu diburu oleh para wisatawan. Destinasi liburan keluarga yang paling banyak diminati memang ke Kota Batu, namun, kota Malang juga tak kalah luput dari perhatian. Karena kebanyakan akses menuju Kota Batu adalah melewati kota Malang.
Ada banyak resto yang cocok untuk keluarga di kota Malang, dari konsep mewah sampai yang sederhana. Berikut ini beberapa restoran yang sudah pernah aku dan keluargaku kunjungi yang dijamin enak dengan harga yang lumayan.

1. Ikan Bakar Cianjur
(inijie.com)

Restoran ini pertama kali aku kunjungi di Pandaan, dulu waktu masih SMA, dan sekarang (udah lama juga sih) buka cabang di Malang tepatnya di jl. Simpang Balapan No. 5, Oro-oro Dowo, Klojen, Kota Malang.
Resto ini menyajikan menu yang sangat berkelas. Rasanya sangat khas dengan kualitas bahan-bahan makanan yang terjaga. Dari namanya, maka menu utama di restoran ini memang ikan, khususnya ikan air tawar seperti gurame dan nila yang dimasak dengan berbagai menu pilihan. Ada juga menu lain seperti kambing, ayam, lele, udang, dll. Menunya tergolong cukup lengkap dan beragam. Pilihan minumannya juga banyak. Tempatnya sangat nyaman, bersih dan pelayanannya sangat baik. Harganya memang agak mahal tapi sangat sebanding dengan rasa yang ditawarkan. Resto ini mengenakan pajak ke pelanggan dan ada tambahan membayar biaya pelayanan.
Menu yang biasa keluarga ku pesan adalah nila pepes dan nasi liwet, perpaduan yang sempurna! Ditambah gurame pesmol dan cah kailan. Nikmat banget gaes. Kalau menu lain aku nggak pernah coba, tapi aku yakin rasanya dijamin enak :D

2. Ayam Goreng Pak Maning


(malangculinary.com)

Rumah makan ini sangat cocok untuk kumpul keluarga, ada 2 lokasi di Malang, di jl. L. A. Sucipto no. 195, Blimbing dan jl. Mondoroko No. 1, Singosari. Menu paling spesial tentu ayam goreng kremesnya, sebagaimana nama yang terpampang pada rumah makan ini. Aku pernah berkunjung ke cabang Singosari, meja kursi yang disediakan sangat banyak dengan tampilan aksen kayu yang tradisional, ada lesehannya juga. Harganya cukup terjangkau untuk ukuran resto keluarga. Menunya juga beragam, ada macem-macem ikan, sayuran, pilihan minumnya juga banyak.

3. Lesehan & Galeri Joglo Dau


(pegimakan.com)

Rumah makan ini nih yang penuh nostalgia. Langganan keluargaku sejak aku masih SD, syukuran sweet17 juga diadain di sana. Lokasinya adem banget gaes, di daerah Dau, arah ke kota Batu, tepatnya di jl. Sumbersekar. Tempatnya unik, bentuk pendopo/joglo gitu, ada galeri lukisannya juga, fasilitas playground, musola juga ada. Luas banget lahannya. Menunya juga enak-enak, yang spesial ayam goreng nya. Harganya sesuai sama rasa makanan + kenyamanan tempatnya. Kalau dateng ke sini lebih enak pesen tempat lesehan, trus ada iringan musik jawa gitu.
Joglo Dau juga buka cabang di Jl. Simpang Balapan, tempatnya lumayan sih, tapi masih nggak bisa ngalahin yang di Dau, karena yang ini indoor meskipun tetep bernuansa jawa.

4. Warung Lesehan Yogyakarta


(malangculinary.com)

Pertama tau warung ini pas buka puasa di Ma'had MAN 3 Malang (sekarang MAN 2 Kota Malang), dapet nasi kotak yang isinya ayam goreng kremes, enak bangeeett. Apalagi makan bareng temen-temen seperjuangan. Trus baru kesampean ke lokasi warungnya 8 tahun kemudian dan ternyata tempatnya enak, nyaman, banyak lesehannya, masakannya juga enak-enak. Harganya juga sesuai. Menu-menunya hampir sama seperti resto keluarga yang lain, bisa pesen nasi tumpeng juga di sini, pelayanannya lumayan cepet kok. Lokasinya adem, di daerah Lembah Dieng, Blok A1 No. 8. Ramah difabel juga, karena disediakan jalan khusus buat roda. 

5. Waroeng Bamboe Lesehan Sidomulyo

(tripadvisor.com)

Makan bareng sekeluarga sekalian wisata ngasih makan ikan koi? Ya disini tempatnya! Warung ini unik banget, bentuknya lesehan kayu dan bambu dikelilingi kolam ikan koi. Kita juga bisa ngasih makan ikannya lho, dengan beli 2000/bungkus. Menu yang ditawarkan juga beragam, ada berbagai macam ikan air tawar dan air laut yang dimasak dengan digoreng dan dibakar. Ada juga menu ayam, macam-macam sayuran dan menu tambahan lainnya.  Lokasinya di jl. Raya Sidomulyo, Punten, Bumiaji, Kota Batu. Buka dari jam 9 pagi sampai jam 8 malam.